Pertanian Warga Ludes Dilahap Debu Vulkanik Kelud

Pertanian Warga Ludes Dilahap Debu Vulkanik Kelud

Lahan pertanian warga sekitar kelud yang tertimbun material vulkanik
Lahan pertanian warga sekitar kelud yang tertimbun material vulkanik

MALANG, Penadesa – Debu vulkanik yang dimuntahkan oleh gunung Kelud seminggu kemarin, pada kamis malam(13/02). Telah mengakibatkan hampir 90% lahan pertanian di Desa Ngantru, Kecamatan Ngantang, Malang, mengalami gagal panen.

 

Kondisi itu membuat warga desa Ngantru, yang mayoritas berprofesi sebagai petani menderita kerugian dari puluhan juta, hingga ratusan juta rupiah. “Saya rugi hingga seratus juta lebih mas,” ungkap Heru Sudarmanto(33), salah satu petani, saat ditemui di lahan miliknya.

 

Sebagian besar warga desa Ngantru telah kembali ke rumah mereka masing-masing, setelah enam hari direlokasi ke pengungsian. “Musibah sudah terjadi, yang kami pikirkan sekarang adalah bagaimana memulai mengolah lahan lagi,” tambah Heru Sudarmanto.

 

Sehari setelah letusan gunung kelud, para petani melalui pengurus kelompok tani desa telah melapor ke Dinas Pertanian Kabupaten Malang. Wahyudi Nur Cahaya(25), pengurus kelompok tani Desa Ngantru menyampaiakan, “Dari dinas meminta data kerugian pertanian di desa Ngantru”.

Hampir 80 Ha lahan pertanian di desa Ngantru, tertimbun material vulkanik dari gunung kelud. Setelah menghubungi dinas pertanian, para petani kini sedang menunggu tindak lanjut dari dinas. “Sekarang kami sedang menunggu respon dari dinas dulu mas,” tutur Wahyu.

Yudi Setiyadi

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

17 − 13 =