Berburu Takjil di Pasar Ramadhan Desa Sumampir

Berburu Takjil di Pasar Ramadhan Desa Sumampir

Suasana di pasar ramadhan desa Sumampir
Suasana di pasar ramadhan desa Sumampir

Sumampir-PenaDesa. Waktu baru menunjukan pukul 14.30 WIB, tapi hiruk pikuk di pertigaan (pertelon) Desa Sumampir sudah mulai terlihat. Meja dan gerobag sudah mulai berjajar sepanjang jalan, Panasnya sengatan matahari tak sedikitpun mereka hiraukan. Pemandangan ini sudah biasa terlihat ketika bulan Ramdhan tiba.

Ada sekitar 50 lebih pedagang di pasar Ramadahan ini. Jajanan yang di jajakan sangat beragam dan tentunya sangat menggoda bagi siapapun yang lewat di jalan ini, dari makanan berat seperti lauk pauk hingga makanan kecil seperti kue-kue basah, pudding dan aneka gorengan serta minuman segar dan tentunya tak ketinggalan ondol, makanan khas setempat tersedia di sini. Dengan harga terjangkau, mulai dari Rp. 1000 – Rp. 5000 sudah bisa dapat jajan.

“Jajanannya lengkap, dari makanan kecil untuk anak-anak sampai masakan untuk buka dan saur tersedia disini, es buat segeran juga ada. Ga nyesel pokoknya jauh-jauh kesini,” Ungkap Presi Alami (42), salah satu pembeli dari Desa Pekiringan , Karangmoncol.

“Udah dari dulu jadi pelanggan tetap pasar sore ini,” Imbuhnya.

Pasar sore desa sumampir sudah lama dikenal oleh masyarakat baik lokal maupun dari luar kecamatan, dari tahun ke tahun semakin ramai dan menjadi icon Desa Sumampir, tahun ini menginspirasi Desa lain seperti desa Makam untuk membuka pasar Ramadhan sendiri di desanya.

Soliah (40), salah satu penjual yang gerobag jajanannya terlihat sangat ramai dikerumuni pembeli sejak kedatangannya. Dia sudah puluhan tahun berjualan jajan pasar Ramadhan ini. Omset dagangannya dari tahun ke tahun juga semakin meningkat.

“Kalau hari biasa paling dapat sekitar Rp. 1.000.000, kalau bulan puasa bisa dua kalilipatnya, apalagi hari terakhir bulan puasa bisa tiga kalilipatnya. Untuk kendala dalam penjualan paling kalau pas hujan, biasanya hanya warga sekitar jadi pembeli menurun,” Ungkap Soliah.

Karena begitu ramainya pasar tersebut, kemacetan lalu lintas juga menjadi pemandangan tak terpisahkan dari pasar itu.

Pasar Ramadhan ini sangat cocok menjadi alternatif tempat berburu menu buka puasa. Lokasinya yang strategis membuat pasar ini tak pernah sepi pengunjung.

Jika ingin berkunjung ke Pasar Ramadhan ini disarankan Anda jangan datang terlalu sore. Karena makanan dan minuman tersebut biasanya sudah habis menjelang adzan maghrib berkumandang.

INA FARIDA

Sumber : http://sumampir.penadesa.or.id/2014/07/04/berburu-takjil-di-pasar-ramadhan-desa-sumampir/

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

4 × 5 =