Kuda Kepang Berkembang Pesat di Desa Madukara

Kuda Kepang Berkembang Pesat di Desa Madukara

Pertunjukan kuda kepang dari paguyuban kuda kepang Desa Madukara, Banjarnegara
Pertunjukan kuda kepang dari paguyuban kuda kepang Desa Madukara, Banjarnegara

BANJARNEGARA, Pena Desa – Kesenian kuda kepang di Desa Madukara, Banjarnegara berkembang pesat pada beberapa tahun belakangan. Setidaknya ada tiga paguyuban kuda kepang yang terus eksis dan mendapatkan tempat khusus di hati penggemarnya, yang meliputi semua kalangan dari anak-anak hingga orang tua baik laki-laki maupun perempuan.

Paguyuban Kuda Kepang Putra Wilis Dukuh Laban, Desa Madukara, bahkan pernah menjadi Juara 1 dalam Festival Kuda Kepang Banjarnegara 2014. Paguyuban dari RW 1 Desa Madukara ini memiliki tim kuda kepang anak, tim kuda kepang wanita dan tim kuda kepang inti. Paguyuban Kuda Kepang Putra Wilis rutin pentas di lapangan Dusun Laban setiap Ahad Kliwon dalam Sistem Penanggalan Jawa. Selain itu, paguyuban ini juga sering diundang pentas di desa lain.

Paguyuban Kuda Kepang Cakra Budaya Dukuh Kalipura, Desa Madukara juga terus eksis pada beberapa tahun terakhir. Tim kuda kepang anak dan tim kuda kepang inti Paguyuban Kuda Kepang Cakra Budaya Dukuh Kalipura Desa Madukara juga rutin menggelar pentas di Dusun Kalipura setiap Ahad Manis dalam Sistem Penanggalan Jawa.

Paguyuban Kuda Kepang Krida Kencana Dukuh Sipete, Desa Madukara juga cukup bersinar di Desa Madukara. Paguyuban ini memiliki tim kuda kepang anak dan tim kuda kepang inti. Paguyuban ebeg (kuda kepang) ini sering pentas di Dukuh Sipete, seperti pada Bulan Syuro, setelah ‘Idul Fitri dan untuk mengiringi upacara adat. Sama dengan paguyuban lain, paguyuban kuda kepang Krida Kencana juga sering diundang pentas di desa lain.

Regenerasi di tiga paguyuban seni kuda kepang tersebut cukup baik. Antusias anak-anak untuk belajar seni kuda kepang sangat tinggi. Anak-anak juga diberi kesempatan untuk pentas. Biasanya sebelum tim kuda kepang inti pentas, tim anak-anak akan pentas terlebih dahulu.

Pemerintah Desa Madukara mengharapkan paguyuban seni kuda kepang terus eksis dan berpartisipasi di berbagai festival kuda kepang sehingga dapat membawa nama harum Desa Madukara.

Sumber : madukara.penadesa.or.id

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

five × 5 =