Menghilangkan Penat di Curug Aul Purbalingga

Menghilangkan Penat di Curug Aul Purbalingga

Curug Aul berada di Dusun Pucung Rumbak, Desa Tanalum, Kecamatan Rembang, Purbalingga. Berjarak kurang lebih 35 km sebelah utara dari pusat kota purbalingga.
Curug Aul berada di Dusun Pucung Rumbak, Desa Tanalum, Kecamatan Rembang, Purbalingga. Berjarak kurang lebih 35 km sebelah utara dari pusat kota purbalingga.

Pena Desa – Bagaikan menemukan oase di tengah gurun, mungkin itu ungkapan yang tepat ketika langkah kaki sampai di Curug Aul. Satu dari sekian banyaknya destinasi wisata di wilayah Kabupaten Purbalingga. Suasana yang tenang dan damai, membuat kepenatan serasa ikut larut bersama derasnya air yang jatuh menuruni tebing batu setinggi 65 meter.

Curug Aul berada di Dusun Pucung Rumbak, Desa Tanalum, Kecamatan Rembang, Purbalingga. Berjarak kurang lebih 35 km sebelah utara dari pusat kota purbalingga, Air terjun yang eksotis ini belum banyak diketahui oleh wisatawan.

Lokasi Curug Aul bisa ditempuh mengunakan kendaraan pribadi roda dua ataupun roda empat. Perjalanan diawali dari melewati perkampungan penduduk, perkebunan dan persawahan milik warga, dilanjutkan dengan memasuki hutan pinus milik Perhutani.

Selama perjalanan, kita akan ditemani semilir angin yang sejuk bercampur aroma khas pohon pinus yang menyegarkan. Suasana seperti ini mampu memikat setiap pengunjung untuk berlama-lama di lokasi, sambil menghirup segarnya udara alam bebas.

Sebelum sampai ke curug kita bisa singgah terlebih dahulu di camp area, di sana kita dapat menikmati keasrian hutan pinus yang menghijau. Melihat Desa Tanalum dan sekitarnya dari ketinggian, dan menikmati semilir angin sambil duduk-duduk melepas lelah sebentar setelah perjalanan.

Selama perjalanan menuju Curug Aul, kita akan ditemani semilir angin yang sejuk dan pemandangan alam yang memanjakan mata.
Selama perjalanan menuju Curug Aul, kita akan ditemani semilir angin yang sejuk dan pemandangan alam yang memanjakan mata.

Meski jalan yang ditempuh lumayan menanjak, tidak menyurutkan minat para pengunjung untuk bisa melihat keindahan alam yang disuguhkan Curug Aul.

Setelah sampai di Dusun Pucung Rumbak, perjalanan diteruskan dengan jalan kaki kurang lebih selama 30 menit. Jalan lumayan menanjak sehingga perlu sedikit energi ekstra bagi yang belum terbiasa,” ungkap Febri Eka (25), salah satu pengunjung yang sedang beristirahat sambil menikmati sejuknya udara khas alam bebas.

Untuk sampai ke lokasi curug, dari camp area kita hanya perlu berjalan kaki sekitar 5 menit. Keindahan yang ditawarkan di Curug Aul berbeda dari air terjun lainnya. Curug Aul memiliki dua tingkatan air terjun, tingkat pertama dengan aliran air setinggi 10 meter, sedangkan tingkat kedua tingginya sekitar 65 meter.

Pokoknya keringat yang keluar selama perjalanan tidak akan sia-sia. Akan terbayar dengan eksotisme air terjun yang masih alami dengan pemandangan alamnya,” imbuh Febri.

Menurut warga setempat, nama Aul sendiri berasal dari cerita rakyat yang berkembang sejak dulu. Cerita ini dipercaya sebagai asal mula nama Curug Aul.

Dulu ada manusia berkepala anjing bernama aul yang suka memakan ternak warga, ketika dikejar oleh warga makhluk itu menghilang di air terjun. Itulah yang membuat warga menyebutnya sebagai curug aul,” ungkap Nur Fatah (24), salah satu warga yang bermukim di sekitar curug Aul.

Jalan yang masih rusak dan belum tersedianya fasilitas pendukung yang memadai membuat pengelolaan curug Aul masih seadanya. Padahal Curug Aul memiliki keunikan yang tidak dimiliki air terjun di daerah lain, yakni aliran air yang bertingkat.

Harapannya ada pembangunan agar aksesnya lebih mudah, aman dan menyenangkan. Sehingga nantinya bisa menjadi tempat tujuan wisata yang dapat meningkatkan ekonomi warga setempat,” tambah Fatah penuh harap.

Selain wisata curug, Pokdarwis Desa Tanalum juga menawarkan paket wisata outbound, camping ground, dan canyoning di curug Aul. Paket wisata ini sangat cocok bagi pengunjung yang ingin menguji adrenalin dan menyukai tantangan alam bebas

Ina Farida

2 KOMENTAR

    • air terjunnya saat kemarau debit airnya sedikit berkurang, tapi tetap mengalir deras dan eksotismenya tetap bisa kita nikmati. ayookkk kak berkunjung dan ajak teman-teman yang lain

LEAVE A REPLY

4 × 1 =