Mengenal Kopi Rempah Alami dari Banyumas

Mengenal Kopi Rempah Alami dari Banyumas

Proses pembuatan kopi rempah yang masih menggunakan tungku tradisional

Proses pembuatan kopi rempah yang masih menggunakan tungku tradisional
Proses pembuatan kopi rempah yang masih menggunakan tungku tradisional

Pena Desa – Kopi telah menjadi minuman favorit bagi banyak orang, ragam jenis kopi dihasilkan dari berbagai daerah di Indonesia. Di Banyumas, Jawa Tengah, ada jenis kopi yang unik berbeda dari jenis kopi lainnya, kopi rempah alami namanya. Kopi ini terbuat dari bahan 9 jenis rempah yang dipadukan dengan kopi kebun yang diolah dengan cara tradisional.

Berawal dari keinginan untuk memasyarakatkan rempah-rempah di Indonesia, Imam Fachrurozi (41), warga Desa Sokawera, Cilongok, sejak tahun 2004 telah mengembangkan jenis kopi yang terbuat dari rempah-rempah alami. “Rempah-rempah memiliki manfaat banyak bagi tubuh manusia, tapi banyak orang yang tidak suka dengan rasanya, karena itu saya coba dengan membuatnya menjadi kopi,” ungkap Imam.

Meski produk kopi rempah alami belum begitu terkenal, namun pemasarannya sudah cukup luas. Pemesan kopi rempah alami banyak yang berasal dari pulau sumatera, seperti Jambi dan Lubuk Linggau. “Sebagian pemesan berasal dari Jambi dan Lubuk Linggau, beberapa juga ada yang berasal dari Bandung,” tambah Imam.

Kopi rempah alami berbeda dari jenis kopi pada umumnya, campuran rempah seperti jahe merah, kapulaga, kayu manis, cengkeh, lada dan bahan lainnya, menjadikan kopi ini memiliki rasa yang khas. Selain rasa yang khas, bahan rempah-rempah yang terkandung di dalamnya memiliki manfaat yang banyak bagi kesehatan.

“Kopi ini kopi anti masuk angin, bagus juga untuk menjaga stamina tubuh,” tutur imam menceritakan manfaat kopi buatannya.

Kopi rempah alami bahkan tetap bisa dinikmati oleh orang yang memiliki masalah pada lambungnya. Jika kopi pada umumnya akan meningkatkan asam lambung dan berdampak pada masalah pencernaan, kopi rempah alami ini justru bermanfaat bagi kesehatan.

Warsono, salah satu pembeli kopi mengaku sudah lebih dari satu tahun ini rutin memesan kopi rempah alami, padahal sebelumnya dia tidak pernah minum kopi karena memiliki masalah lambung. “Sebelumnya saya tidak pernah minum kopi, tapi kopi ini berbeda, cocok untuk lambung saya dan menghangatkan badan,” ungkap sono sapaan akrabnya, saat ditemui sedang memesan kopi di rumah Imam.

Rasa yang khas dengan aroma rempah-rempah menjadikan kopi rempah alami banyak diminati masyarakat. Ke depan, Imam berencana memasarkannya lebih luas lagi agar semakin banyak orang yang mengenalnya.

Imam berharap kopi rempah alami buatannya bisa menjadi minuman khas dari Banyumas dan bisa menjadi oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Banyumas. “Harapannya kopi ini bisa menjadi salah satu ikon minuman khas daerah Banyumas,” harap Imam.

Yudi Setiyadi

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

8 + 11 =